dpiniko476

Just another WordPress.com site

bab 1

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

1.1  Latar belakang

Indonesia merupakan sebagai Negara kepulauan terbesar didunia yang memiliki pulau sekitar 17.480 dengan garis pantai sepanjang 95.181 km2 dan terbentang pada wilayah laut teritorial seluas 3.1 juta km (63 % dari total wilayah teritorial Indonesia) ditambah dengan zona ekonomi ekslusif seluas 2.7 km2, yang memiliki sumber daya pesisir, laut dan pulau- pulau kecil yang luar biasa besar sehingga tidak terbantahkan merupakan pusat keanekaragaman laut terbesar didunia. Oleh sebab itu pantai merupakan  salah satu tempat wisata yang patut dipertimbangakan untuk menjadi tujuan wisata bagi sebagaian orang, dan tentunya bagi yang menginginkan dan ingin merasakan segala kenikmatan alam, dan pantai pun merupakan salah satu tempat wisata yang dapat untuk merileksasikan tubuh dan pikiran seseorang, dengan segala aktifitas yang dilakukan dipantai seperti berenang, voli pantai dll atau hanya sekedar bersantai-santai untuk melepaskan penat sehari-hari. Dan pada saat-saat seperti inilah secara tidak langsung para wisatawan tidak menyadari bahwa bahaya itu ada, bisa siapa saja, kapan saja dan dimana saja dapat mengalami kecelakaan disekitar area pantai, seperti terbawa arus yang bisa datangnya secara tiba-tiba, karang-karang yang dapat melukai bagian-bagian tubuh dan kejadian / kecelakaan lainnya.

Oleh sebab itu dibutuhkan seorang penjaga pantai untuk dapat menjaga keselamatan para wisatawan yang sedang berlibur, dan penjaga pantai haruslah mempunyai keahlian khusus dan peralatan yang dapat membantu apabila terjadi kecelakaan diarea wisata, pekerjaan seorang penjaga pantai merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki tanggung jawab yang cukup besar begitu pula  dengan energi / tenaga yang dikeluarkan cukuplah besar pula sebab penjaga pantai ini tidak hanya diam pada satu tempat, akan tetapi harus berpatroli keseluruh area wisata belum lagi penjaga pantai ini melakukan latihan atau pemanasan disetiap melaksanakan tugasnya agar dapat menjaga tubuh tetap dalam keadaan yang fit. Dengan demikian apabila  melihat sesuatu kejadian / kecelakaan yang tak terduga dengan sigap para penjaga pantai yang sedang berpatroli segara menolong korbannya, karena kecelakaan yang terjadi diarea pantai membutuhkan kecepatan, keakuratan, dan ketepatan dalam menolong korbannya agar korban dapat terselamatkan.

Dengan segala aktifitas yang dilakukan oleh penjaga pantai tersebut, maka pengunjung pun tetap merasakan rasa aman dalam berpariwisata dan tentunya dalam menikmati fasilitas yang ada pada area pantai tersebut. Maka dari fenomena yang terjadi diatas penulis  akan mendesain sebuah kendaraan atas dasar pemikiran tentang kecepatan dalam memberikan pertolongan kepada korban yang mengalami kecelakaan, kondisi situasi dan lingkungan sebagai studi kasusnya dengan mengangkat tema “desain kendaraan dua alam yang memiliki kecepatan dalam memberikan pertolongan pertama pada area tersebut (darat dan air)”.

1.2  Masalah Perancangan

1.2.1      Indentifikasi Masalah

  • Kurangnya atau belum maksimalnya efisiensi energi / tenaga penjaga pantai

   dalam melaksanakan tugasnya

  •  Memiliki dua medan yang berbeda yaitu pasir dan air sehingga menyulitkan       dalam memberikan pertolongan pada korbannya
  • Lambatnya penanganan yang terjadi apabila terjadi kecelakaan diarea pantai

1.2.2      Batasan Masalah

  • Mendesain kendaraan yang dapat beropersai didua alam yaitu pasir dan air  yang memiliki kecepatan dalam memberikan pertolongan kepada korban yang  mengalami kecelakaan diarea pantai (studi wilayah pada area pantai anyer).

1.2.3      Rumusan Masalah

Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis akan merumuskan permasalahan-permasalahan yang ada, yaitu sebagai berikut :

  • Seberapa besar tingkat pengaruh kendaraan patroli pantai  terhadap area?
    • Adakah hubungan antara Desain kendaraan patroli dengan efisiensi waktu tempuh untuk sampai ketempat kejadian ?
  • Adakah perbedaan desain kendaraan khusus patroli pantai Indonesia dengan pantai luar negri ?

1.3  Tujuan Penelitian

Selain ditujukan untuk memenuhi salah satu syarat agar dapat memperoleh gelar Sarjana Desain jenjang pendidikan Strata-1 program studi Desain Industri pembuatan Tugas Akhir ini juga memiliki tujuan untuk :

  • Mempermudah atau mempercepat cara penanganan apabila terjadi kecelakaan diarea pantai.
  • Mempermudah penjaga pantai dalam berpatroli diarea yang memiliki dua medan yaitu air dan pasir (pantai).
  • Memberikan pengetahuan terhadap masyarakat tentang cara penanganan yang terjadi diarea pantai apabila terjadi kecelakaan.
  • Menciptakan sistem pertolongan yang lebih efisien untuk dilakukan oleh penjaga pantai.

1.4  Manfaat Peneiltian

  • Manfaat bagi pendidikan :

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan ilmu pengetahuan kepada pembaca tentang penanganan atau evakuasi tentang kecelakaan diarea pantai.

  • Manfaat bagi penulis :

Memberikan manfaat yang luas tentang cara mengevakuasi yang tepat apabila terjadi kecelakaan diarea pantai

  • Manfaat bagi masyarakat umum :

Membuka pola pikir masyarakat banyak tentang cara penanganan evakuasi yang tepat terhadap kecelakaan yang terjadi diarea patai.

 

1.5  Sistematika Penulisan

 

(menyusul apabila penulisan bab selanjutnya selesai)

2 responses to “bab 1

  1. dpiniko476 Mei 26, 2011 pukul 1:09 am

    pak ini bab 1′ nya,, kira2 udah bener belum ?

    untuk sistematika penulisan belum semuanya saya masukin (bab selanjutnya),,
    nanti saya upload lagi kl udah masuk ke’bab selanjutnya

    trim’s

    • tedfiles Mei 31, 2011 pukul 3:47 pm

      1.1 Latar belakang
      x=menginginkan dan ingin
      x=bisa siapa saja, kapan saja dan dimana saja datang menghampiri,
      kendaraan untuk efisiensi dan kecepatan ya tapi kalo energi penjaga pantai tidak perlu ditekankan.

      1.2.2 Batasan masalah

      Mendesain sebuah kendaraan dua alam untuk dapat mengefisiensikan energi / tenaga dalam berpatroli selain itu memaksimalkan kecepatan dalam memberikan pertolongan pertama pada korbannya ( batasan masalah yaitu fokus/konsentrasi inti masalahnya termasuk ruang lingkup dan lokasi penelitian)

      1.2.3 Rumusan masalah
      berisi penjabaran pokok inti dan fokus berupa pertanyaan-pertanyaan teoritis (bersifat khusus)
      1.
      2.
      3.

      1.3Tujuan Penelitian
      tujuan umum : sejalan dengan identifikasi masalah
      tujuan khusus : sejalan dengan perumusan masalah

      1.4.
      jelaskan manfaat langsung dan tidak langsung secara :
      1. keilmuan
      2. pihak-pihak terkait
      3. masyarakat umum

      1.5 Sistematika Penulisan
      nanti saja setelah selesai semua ….. kosongkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: